Google

Tuesday, February 12, 2008

Kumpul di Ruang Keluarga, Yuk!

Kumpul di Ruang Keluarga, Yuk!

Iklim tropis yang memiliki limpahan sinar matahari, segarnya semilir angin, dan beraneka kekayaan alam bisa jadi sarana untuk mendekorasi sebuah hunian sehat. Akan sangat ideal bila ruangan-ruangan bisa berhadapan langsung dengan bagian luar yang terbuka.

Rumah modern tropis seperti ini memiliki ciri khas yang terkesan relaks, natural, dekat dengan alam, dan simpel.

RUANG KELUARGA NYAMAN
Salah satu ruangan yang paling penting pada sebuah hunian adalah ruang keluarga, di sinilah pusat interaksi seluruh keluarga. Kegiatan bersantai, termasuk membaca dan menonton TV dilakukan di sini. Interiornya perlu dirancang praktis dan bisa menjadi pusat berbagai aktivitas.

Untuk merespons iklim tropis, sebuah ruang keluarga perlu dirancang simpel, bersih, dan ringan, walaupun menggunakan banyak material alam, termasuk bebatuan.


MENGOLAH RUANG
Penataan ruang keluarga yang efisien menciptakan kesan modern yang bisa didapatkan lewat pemilihan tekstur, bahan, dan warna mebel yang akan diletakkan di dalamnya.

Yang paling utama dalam interior modern tropis adalah keterkaitan yang erat terhadap unsur tropikal dan bisa membaur dengan alam. Penggunaan material yang berasal dari alam, seperti kayu dan batu. Tidak menutup kemungkinan juga untuk menggunakan material yang kontras, dari bahan yang tidak alami, seperti metal atau kaca, untuk menciptakan karakter yang kontemporer.

POSISI HARUS STRATEGIS
Di iklim tropis, masalah paling utama adalah cuaca. Interior yang tepat untuk hunian tropis tidak boleh terjebak dalam satu style saja, namun harus disesuaikan dengan kondisi alam dan lingkungannya. Artinya, ruangan harus dilengkapi dengan bukaan-bukaan yang optimal untuk pencahayaan dan sirkulasi udara yang alami. Teras yang cukup besar untuk pergerakan udara, naungan yang lebar untuk melindungi ruangan dari panas dan hujan.
Penggunaan material kayu pada bukaan-bukaan memberikan ventilasi dan difusi yang baik terhadap panas dan melindungi rumah dari jamur dan bakteri akibat lembap.

“Ruang yang kelihatannya sederhana pun dapat menjadi istimewa, asalkan semua indra, mulai dari visual, bau, suara, sampai raba, dapat distimulasi secara maksimal. Karena itu, hubungan antara ruang keluarga dan luar rumah sangatlah penting,“ saran Irianto PH dari Antara Architects. Jadi ketika duduk di dalam ruang keluarga, rasanya seperti berada di teras, dan penghuni dapat merasakan bau rerumputan, semilir angin, dan cahaya matahari yang menyenangkan. Sumber Femina Online


denah contoh rumah

No comments: